Manchester United menguasai tangga teratas klub terkaya dunia hingga tahun 2003. The Red Devils juga mengambil alih kembali predikat prestisius ini dalam rilis terbaru Deloitte and Touche, perusahaan yang bergerak di bidang jasa audit, pajak, dan layanan perbankan, medio Juli lalu.
Ingin tahu klub mana yang sempat menduduki posisi puncak dalam rentang 2004 hingga 2007? Real Madrid! Di satu sisi memang terdengar agak aneh mengingat pada periode tersebut klub tersohor Spanyol ini baru usai menghambur-hamburkan dana guna mengoleksi para galactico.
Ratusan juta dolar mengucur deras dari kas klub untuk mendatangkan Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo, dan David Beckham ke Santiago Bernabeu. Tapi, dalam kurun waktu tersebut pula, revenue tahunan El Real melonjak drastis sehingga sukses menyalip Red Devils.
Kata magis yang dipakai? Ekspansi! Madrid melakukan apa yang diperbuat United sebelumnya: melebarkan sayap ke negara dunia ketiga. Alat yang dipakai pun sama. Apa lagi jika bukan David Beckham, pemain yang, uniknya, dibeli Los Merengues dari Old Trafford.
Bersama Figo, Zizou, dan Ronaldo, Becks adalah alat promosi yang paten, terutama di wilayah yang memiliki basis fan tergolong banyak seperti sebagian besar region Asia Timur. Masyarakat berduit asal Cina, Hong Kong, Jepang, atau Korsel pasti rela merogoh kocek untuk mendatangkan Si Puth.
Kekuatan mahadahsyat dari sebuah brand bernama Real Madrid ini bahkan mampu memenuhi kursi stadion di Amerika Serikat, yang notabene asing dengan industri sepakbola. Dalam turnya ke AS, 6 Agustus 2004, Qwest Field di Seattle mencatat rekor penonton terbanyak. (more…)

















